JAKARTA, AD SUPPLY GROUP – Shock Absorber adalah komponen pada kendaraan yang berfungsi sebagai peredam kejut agar kendaraan tetap stabil. Shock Absorber atau yang lebih dikenal dengan shockbreaker adalah salah satu komponen yang sangat penting guna untuk keselamatan pengendara dan penumpang yang ada didalamnya. Tapi shockbreaker juga mempunyai batasan umur. Kapan sih waktunya tersebut dan berapa umur ideal untuk shockbreaker?

1. Fungsi Shock Absorber
Fungsi shock absorber pada mobil adalah menahan guncangan, kejutan, hentakan saat mobil melewati jalan yang tidak rata misalnya jalan berbatu, jalan berlubang, gundukan jalan dan lain-lain. Secara mudah ia bisa disebut sistem suspensi mobil. Tanpa Shock Absorber mobil Anda akan berjalan mengayun-ayun dan terpantul-pantul persis seperti ketika kita menaiki kapal di tengah ombak besar. Mengapa demikian?
Karena setiap kendaraan dilengkapi dengan per sebagai penahan beban. Per bersifat elastis, sehingga akan selalu memantul ketika diberi beban tertentu. Jadi fungsi Shock Absorber yaitu untuk menghentikan gerakan memantul per.
2. Berapa Lama Umur Shock Absorber
Shock Absorber rata rata berumur 40.000 KM, atau kurang lebih jarak 2 tahun kendaraan dipakai, tapi kondisi ini tidak lah pasti sebab tergantung dari pada pengemudi dan juga kondisi jalannya, apalagi di kota-kota yang mempunyai jalan yang sangat amat buruk “Ujar Doni Setiawan” Mekanik Shop & Drive. Jika kalian melewati jalan yang rusak setiap hari maka otomatis shock absorber cepat rusak juga.

3. Apa gejala shock absorber rusak?
Salah satu ciri yang paling mudah untuk tahu shock absorber sudah rusak adalah dengan menekan satu sisi bagian mobil Anda, misalnya bagasi lalu lepaskan kembali dengan cepat. Bila ada gerakan memantul yang lebih dari sekali, patut dicurigai Shock Absorber itu sudah lemah.
Ciri spesifik lainnya adalah permukaan atau tapak ban mobil Anda mulai terlihat tidak rata, alias terlihat satu sisi sudah mulai lebih tinggi dari yang lain. Jika ada tanda tersebut berarti Shock Breaker mobil sudah rusak tapi tetap dipakai dalam jangka waktu lama.
Selain itu, kalau Anda adalah seorang yang peka, Anda akan terasa bahwa mobil Anda sangat tidak nyaman, getaran dan guncangan yang dirasakan di kabin sangat keras saat mobil melintasi jalan rusak.

4. Efek dari shock absorber rusak
Efek buruk jika terus memakai shock absorber rusak adalah pengendalian kendaraan Anda menjadi tidak baik dan ini membahayakan saat mobil harus bermanuver, khususnya di jalan yang penuh dengan tikungan karena kendaraan menjadi oleng.
Jadi jangan ragu-ragu harus segera pergi ke bengkel langganan Anda untuk mengganti shock absorber rusak dengan yang baru. Banyak pilihan Shock Absorber yang tersedia di sana.
